Glosarium Fotografi (T-U-V-W-Z)

Tank

Tabung. Developing~ Tangki pengembang.

Tripod

Sandaran kamera kaki tiga adalah alat untuk membantu agar badan kamera bisa berdiri dengan tegak dan tegar. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi kelelahan fotografer dalam mengambil gambar dan mengurangi noise yang ditimbulkan oleh guncangan tangan fotografer. Tripod biasanya dipakai jika fotografer menggunakan shutter speeddi angka 30 atau lebih lambat atau menggunakan lensa kamera dengan focal length lebih dari 200 mm.

TTL (Through The Lens)

Teknologi Flash dikenalkan tahun 1980-an. Sederhananya, dengan TTL Flash Exposure, flash akan mengukur kekuatan sensor cahaya (film) menerima kilatan flash, sehingga pengukuran eksposur akan sesuai. Dan pengukuran semua itu berjalan dalam kecepatan cahaya.

Under-Exposed

Hasil pemotretan kurang cahaya.

VR ~lensa

Vibration Reduction atau VR merupakan fasilitas dari varian lensa kamera yang berfungsi mengurangi getaran karena kurang kuatnya tangan pada saat mengambil gambar. Istilah ini digunakan pada lensa-lensa dari serial kamera bermerek Nikon. Canon menggunakan istilah Image Stabilizer (IS) yang fungsinya sama dengan VR dan juga Sigma menggunakan istilah Optical Stabilizer (OS). Ketiga istilah ini pada dasarnya bekerja dengan cara yang sama, yaitu menggunakan grup tambahan di tubuh lensa yang berfungsi untuk menyeimbangkan bidikan lensa dengan cara menggerakkan grup ini ke arah yang berlawanan dari getaran tangan kita. Sistem penyeimbang di tubuh lensa ini lebih superior dari sistem penyeimbang yang terdapat di sensor kamera seperti Sony Alpha, dimana hasil yang stabil bisa dilihat langsung di optical viewfinder. Sistem ini terus dikembangkan. Pada Desember 2006, teknologi yang terakhir bisa memberikan total 4-stop lebih lambat daripada jika kamera dipegang oleh tangan, seperti di lensa Canon EF 70-200mm f/4 IS USM.

Contoh: Untuk lensa diatas, dengan mengikuti pedoman standar panjang fokal / detik, jika lensa tersebut di-zoom ke 200mm dan dipegang secara handheld, maka pedoman Shutter speed yang aman adalah 1/200 detik. Dengan tehnologi ini, maka lensa yang sama bisa dipakai hanya dalam 1/12 detik.

View Finder Camera

Kamera dengan jendela bidik dan lensa yang terpisah. Viewfinder atau dikenal juga dengan jendela pelihat, berupa jendela kecil pada kamera untuk melihat object yang akan diambil oleh fotografer, object yang tampak pada viewfinder sesuai dengan kenyataan dan hasil yang ada di viewfinder pula yang akan tercetak di film. pada kamera fotografi profesional, di dalam viewfinder juga terdapat titik fokus dan pengukuran cahaya sehingga fotografer dapat melihat apakah gambar yang dihasilkan memiliki cahaya yang cukup dan ketajaman gambar yang pas.

Wetting Agent

Obat pelarut tetes air yang mengendap pada film.

White Balance

Kendali otomatis atau manual untuk mengatur intensitas warna. Pengaturan White Balance (WB) menghilangkan warna yang tidak realistis pada hasil foto. Pengaturan WB pada Kamera akan mengukur temperatur warna pada sumber cahaya, yang mengacu pada kehangatan atau kesejukan cahaya putih. Mata kita dapat mengenali putih dibawah sumber cahaya berbeda, tapi tidak demikian dengan Kamera Digital. Terkadang pengaturan Auto WB pada Kamera Digital tidak bisa mendapatkan temperatur warna yang tepat. Bisa kebiruan, kekuningan, atau kehijauan.

Zoom

atau Vario. Lensa dengan jarak fokus yang berbeda-beda. Pada lensa jenis zoom, focal length lensa memiliki beberapa rentang, ada yang wide to tele, wide to normal, normal to tele, tele to tele.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s